Tuesday, 19 September 2017

Susahnya kirim liquid ke luar jawa

Hai agan dan sista kalian yang bergelut di dunia online shop. Mungkin beberapa dari kalian sudah pernah mengalami hal yang sama dengan saya. Mau kirim barang berupa liquid ke luar pulau jawa susahnya minta ampun. Alasan pihak ekspedisi (JNE, J&T, TIKI dan kantor pos) semua sama yaitu untuk bahan berupa liquid tidak bisa dikirim ke luar pulau dengan alasan bahwa pesawat tidak membolehkannya. Apabila nanti dipaksakan dikirim, nanti kembali lagi ke pengirim soalnya di bandara dicek pakai X-Ray. Dengan berbagai cara saya bujuk petugas ekspedisi biar bisa kirim barangnya tapi tetap saja tidak bisa. Dalam hati heran juga, barang saya dapat banyak dikirim dr luar pulau jawa sampai ke tangan saya ngga ada kendala, kenapa saya mau kirim ke luar pulau jawa susah amat ya. yasudahlaaaaah,,, mungkin faktor X. 

Kantor Pos Temanggung

Kantor Pos Parakan

Oli + kemasan karton dan plastik 

JNE Temanggung

Ya, ini jadi pengalaman pertama saya kirim liquid (engine flush motorbike) dengan berat kurang dari 1 Kg. Kemudian ada saran dari pihak ekspedisi JNE untuk mengirimkannya via pos aja yang bisa melewati jalur laut dengan ketentuan berat barang yang akan dikirim tidak kurang dari 2 kg. Karena barang tersebut kurang dari 2 kg ada yang menyarankan untuk ditambahin bobotnya dengan batu atau batu bat merah yang sekiranya bobot 2 kg bisa tercapai. Hari berikutnya sudah semangat lagi untuk bergelut dengan dunia kirim mengirim barang. Sampai   di kantor pos sudah sangat PD karena barang sudah saya atur sedemikian rupa sehingga liquid + batu bata merah + kemasan karton mencapai bobot 2,3 kg. Ditanya lagi sama petugas kantor pos "isinya apa ya mas?" jawab saya "oli mbak". Ternyata eh ternyata masih belum bisa dikirim itu barang karena untuk liquid harus packing kayu. Saya bujuk rayu embak posnya layaknya pejuang cinta yang mengemis2 cinta. Tapi tetep aja gagal lagi dan gagal lagi. Duuuhh,,, bener2 masih amatiran ni saya jadi oelaku online shop. 

Engine Flush Liqui Moly

Esokan paginya saya packing kayu ntu barang serapih mungkin, tak lupa juga pemberatnya berupa batu bata merah di atasnya biar tercapai juga bobotnya. Sampai kantor pos masih ditolak lagi gara-gara pemberat(batu bata merah) ngga satu packingan kayu sama oli (jadi liquid saya packing kayu, batu bata merah saya packing di luar kayu trus dibungkus pakai karton). Alamaaaakkk,,, pusing kali ya cuman ngirim 1 botol liquid 350 ml aja. Ini saya yg terlalu bego apa ekspedisi yang terlalu ribet ya. Dengan penuh keputus asaan yasudah minta tolong sama pihak pos saja buat packing kayunya dengan biaya 50 ribu. Yaaahh, daripada reputasi di aplikasi jualan jadi jelek gara-gara barang ngga dikirim yasudahlah buat pengalaman saya pribadi. 

Oli + Pemberat(batu bata) + packing kayu + packing karton + packing plastik

Saran buat temen-temen semua yang bergelut di online shop terutama buat bahan-bahan liquid:

1. Untuk mengirimkannya via pos saja dengan ketentuan barang yang dikirim tidak kurang dari 2 kg.

2. Untuk bobot yang kurang dari 2 kg, siapin aja batu / batu bata merah sebagai pemberatnya. apapun lah yang penting bisa tercapai itu bobot.

3. Siapin kayu untuk packing barang tersebut beserta penambah bobot. Packing serapi mungkin. 

4. Setelah packing kayu ngga usah kasih kemasan lagi diluar kayu (ex: karton atau plastik) karena nantinya juga dilepas sama kantor pos. jadi kemasan luar benar-benar nampak packing kayu (info dr pegawai pos: bahwa packing kayu nantinya di kapal akan ada penanganan khusus).